Review & Sinopsis : Taxi Driver

review-taxi-driver

Taxi driver
berkisah tentang sepak terjang sekelompok korban kejahatan dalam menentang logika hukum yang nggak logis. 

Sudah jadi rahasia umum, logika hukum seringkali berjalan tak sejalan dengan akal sehat. Misal, penetapan hukuman yang terlalu ringan bagi pelaku, pengurangan hukuman bagi pelaku kejahatan dengan alasan kemanusiaan. Sampai ketidak berdayaan hukum menindak seseorang yang jelas-jelas mengancam seseorang. Alasannya, karena bukti tidak cukup. 

Ketidakmampuan hukum memberi keadilan inilah yang pemicu para tokoh dalam Taxi Driver menjalankan operasi “balas dendam”. Mereka memberi layanan istimewa bagi keluarga korban kejahatan untuk membalaskan dendam mereka. 

review-taxi-driver

Premis yang sangat menarik, ditambah kemasan cerita yang apik, bikin saya kesengsem berat dengan drama ini. 

Taxi Driver yang disutradarai oleh Park Joon Wo ini tayang 16 episode. Diangkat dari webtoon The Deluxe Taxi karya Carlos dan Lee Jae Jin. Judul aslinya adalah Mobeomtaeksi yang berarti Taksi Mewah. 

Selain akting para pemainnya yang bagus, drama ini jadi sangat spesial karena hampir semua kasus yang ditampilkan terinspirasi dari kisah nyata. Tak hanya membuka mata kita tentang hukum yang “lemah”, drama ini juga bikin kita merenung kembali tentang masyarakat yang “sakit”, dan apa yang seharusnya kita lakukan untuk mencegah itu semua. 


Yuk lah ke sinopsis dulu. Seperti biasa sinopsis di ibusegalatau akan penuh dengan spoiler ya. Silahkan lanjut kalau memang penasaran, tapi kalau nggak tahan dengan spoiler, boleh skip kok. 

Sinopsis 

Hukum yang tak berhasil memberi rasa keadilan membuat 5 orang korban kejahatan bersatu. 

Eh ralat! Mereka bukan benar-benar korban kejahatan, tapi anggota keluarga korban. Mereka adalah orang-orang yang kehilangan anggota keluarga mereka akibat kejahatan. Tapi tak mendapat keadilan yang layak karena hukum dianggap tak berpihak pada korban.

Kelima anggota keluarga yang berduka dan menanggung sakit hati ini bergabung, menjalankan sebuah layanan pembalasan dendam bagi orang-orang yang senasib dengan mereka. Berkedok usaha layanan taksi mewah, kelompok ini menjalankan misi layanan balas dendam. 

Mereka menangkap para pelaku kejahatan yang tak tersentuh hukum dan menjebloskannya ke penjara bawah tanah. Menyiksa para kriminal itu setiap hari supaya penjahat itu menyadari tindakan bejatnya. Inilah anggota kelompok taksi mewah yang menyediakan jasa balas dendam tersebut : 

Jang Sung Chul (Kim Eui Sung) 

review-taxi-driver

Pengagas layanan balas dendam taksi mewah. Ide layanan balas dendam ini termotivasi rasa sakit hati setelah pembunuhan kedua orang tuanya. Kedua orang tua Jang Sung Chul jadi korban pembunuhan berantai. 

Selepas kematian orang tuanya, Jang Sung Chul melanjutkan bisnis taksi milik ayahnya, Rainbow Taksi. Dia juga menjalankan usaha nirlaba untuk mendukung pemulihan para korban kejahatan dan keluarganya, bernama Organisasi Burung Biru. 

Namun selain usaha-usaha legal tersebut, Sung Chul juga menyediakan layanan premium untuk membalas dendam. 

Kim Do Ki (Lee Je Hoon) 

review-taxi-driver

Tokoh utama cerita ini, Kim Do Ki adalah anggota militer yang ditempatkan di pasukan elite. Ibunya menjadi korban pembunuhan, tepat saat Kim Do Ki sedang berkunjung ke rumah ibunya. Pembunuh sadis itu menghantam kepala ibunya dengan palu. Sangat brutal. 

Kematian sang ibu di depan matanya membuat Do Ki menderita trauma mendalam. Ia berhenti dari militer dan akhirnya bergabung sebagai supir taksi mewah di perusahaan Jang Sung Chul. 

Ahn Go Eun (Pyo Ye Jin) 

review-taxi-driver

Go Eun bekerja sebagai karyawan di bagian administrasi di Rainbow Taksi. Gadis yang bercita-cita menjadi polisi ini juga bekerja rangkap sebagai hacker di taksi mewah. 

Go Eun yatim piatu dan hanya tumbuh besar bersama kakak perempuannya. Namun sang kakak bunuh diri setelah menjadi korban penyebaran video porno yang dilakukan oleh kekasihnya sendiri. Lantaran tak kuat menanggung malu, sang kakak memutuskan bunuh diri. 

Choi Kyung Ko (Jang Hyuk Jin) 

review-taxi-driver

Montir ahli di Rainbow Taksi yang juga merancang berbagai fitur istimewa di taksi mewah. Profesi aslinya adalah peneliti dan pengembang mobil di sebuah perusahaan otomotif ternama. Pria paruh baya ini kehilangan adik kesayangannya dalam pembunuhan. Sang adik dan pasangannya yang baru pindah ke apartemen baru dibunuh secara brutal dan membabi buta oleh orang tak dikenal. 

Park Ji Eon (Bae Yoo Ram) 

review-taxi-driver

Sahabat Kyung Jo ini juga merupakan montir di Rainbow Taksi. Ia meninggalkan pekerjaannya sebagai ilmuwan dan bergabung dengan layanan taksi mewah untuk membalaskan dendam kematian adiknya yang dibunuh secara membabi buta di apartemen baru sang adik. 

Adik Ji Eon merupakan istri dari adik Kyung Jo. Jadi bisa dibilang dua orang ini merupakan saudara meski tak memiliki hubungan darah. 


Untuk melancarkan aksi balas dendam mereka, layanan taksi mewah pimpinan Jang Sung Chul bekerja sama dengan tokoh mafia wanita, Baek Sung Mi (Cha Ji Yeon). Tugasnya menyiapkan penjara bawah tanah untuk menahan para kriminal yang ditangkap oleh taksi mewah. 

review-taxi-driver

Tapi beda dengan kelompok taksi mewah yang memiliki misi menegakkan keadilan diluar sistem hukum, motivasi utama Baek Sung Mi adalah uang. 

Selain menjadi partner penyedia penjara untuk taksi mewah, wanita ini juga menjalankan bisnis pinjaman dan bisnis illegal jual beli organ tubuh. Tentu saja, bisnis itu ia jalankan diluar sepengetahuan Jang Sung Chul. 

Masalah mulai timbul saat Jang Sung Chul mengetahui, salah satu penjahat yang dia tangkap ternyata mati terbunuh oleh anak buah Baek Sung Mi. Penjahat itu mati setelah tindakan operasi kornea mata yang dilakukan komplotan Sung Mi. 

Ketidak harmonisan antar partner ini memuncak setelah Jang Sung Chul mengetahui bisnis illegal Baek Sung Mi. Dari kawan jadi lawan. Baek Sung Mi yang merasa bisnisnya terganggu mulai memanfaatkan penjahat-penjahat yang sebelumnya ditawan sebagai alat balas dendam pada kelompok taksi mewah. 

Di sisi lain, sepak terjang taksi mewah menangkap para penjahat membuat curiga seorang jaksa. 

Jaksa Kang Ha Na (Esom), satu dari sedikit jaksa jujur yang sangat berdedikasi pada pekerjaannya. Dia mati-matian memburu kelompok taksi mewah. 

Menurut sudut pandang Jaksa Kang, meski taksi mewah hanya memburu penjahat, tindakannya tetap salah karena berlawanan dengan hukum. 

review-taxi-driver

Kasus yang Terinspirasi Kisah Nyata 

Salah satu daya tarik dan keistimewaan drama ini tak lain karena kasus yang ditampilkan hampir semuanya terinspirasi dari kisah nyata. 

Hebatnya lagi, kesemua kasus itu terangkai rapi dan relate dengan benang merah cerita. Sama sekali nggak terasa jomplang

review-taxi-driver

Apa saja sih kasus di drama Taxi Driver yang terinspirasi kejadian nyata, ini daftarnya : 

1. Kasus Cho Do Chul 

Penjahat seksual ini tampil di episode awal Taxi Driver. Di drama, dikisahkan Cho Do Chul yang baru saja dibebaskan setelah melakukan kejahatan seksual, dihujani protes masyarakat. 

Meski sudah dihukum, pria itu rupanya tak menunjukan penyesalan. Ia lantas dijemput taksi mewah dan dijebloskan ke penjara bawah tanah milik Baek Sung Mi. Cho Do Chul inilah yang nantinya terbunuh setelah Baek Sung Mi mengambil kornea matanya untuk dijual. 

Tokoh Cho Do Chul mengacu pada pelaku kejahatan seksual Cho Do Soon. Pria kelahiran 1952 itu pernah menggemparkan Korea Selatan karena tindakan brutalnya memperkosa anak gadis berusia 8 tahun di kamar mandi gereja. 

Saya rasa, saya nggak perlu memberikan detail kebrutalannya di sini. Jujur aja nggak tega. Kalau mau dapat gambaran kekejian Cho Do Soon dan bagaimana penderitaan korban dan keluarganya, nonton saja film Hope (2013) yang dibuat berdasarkan kasus mengerikan ini. 

Cho Do Soon sebenarnya telah berkali-kali melakukan kejahatan sejak tahun 1970. Di tahun 1983, orang ini bahkan sudah sempat dipenjara karena memperkosa tapi hanya dihukum 3 tahun penjara. Entah apa pertimbangan pengadilan Korea yang memutuskan membebaskan penjahat ini 2020 silam. 

2. Kasus Nam Gyu Jung 

Dalam Taxi Driver, Nam Gyu Jung sempat mengaku sebagai pelaku pembunuhan ibu Kim Do Ki. Ia adalah pembunuh berantai yang menghabisi korban secara acak. Nam Gyu Jung dikisahkan bunuh diri di dalam penjara. 

Inspirasi tokoh pembunuh berantai ini adalah Jeong Nam Gyu, pembunuh berantai dengan 14 korban yang dilakukan antara kurun waktu 2004-2006. 

Penjahat kelahiran 1969 itu berhasil ditangkap dan akhirnya dijatuhi hukuman mati pada April 2007. Di tahun 2009, Jeong Nam Gyu gantung diri di dalam penjara menggunakan jerat yang terbuat dari kantong plastik. 

3. Human Traficking Maria 

Kasus perdagangan manusia yang menimpa Kang Maria (Jo In) pada episode-episode awal Taxi Driver adalah salah satu kasus paling memilukan. Kang Maria,seorang yatim piatu dan tuna wicara ditipu. 

Dia ditawarkan pekerjaan sebagai tenaga admin di kota, tapi ternyata malah dipekerjakan di sebuah pabrik dan diperlakukan tak manusiawi. Nggak cuma itu, Kang Maria juga diperkosa oleh mandor pabrik tersebut. 

Versi aslinya, kasus penganiayaan pekerja ini terjadi di tahun 2014. Pelakunya, sebut saja Hong, menyiksa karyawannya yang penyandang difabel. 

Tidak hanya memaksa Kim bekerja 19 jam penuh tanpa istirahat. Hong juga tak membayar gaji Kim selama 5 tahun. Dia bahkan tak segan memukuli pekerja dengan pipa besi, bila ada berani membantah. 

Kasus penyiksaan ini terbongkar setelah Kim menulis surat pengaduan kepada ibunya. Namun Hong, hanya dihukum 3 tahun 6 bulan penjara. 

4. Voice Phising 

Harus diakui ini juga kasus yang sangat memorable dalam Taxi Driver. Dikisahkan Choi Kyung Ko jadi korban voice phising. Seluruh tabungannya terkuras habis karena diminta menyetor uang ke “rekening negara”. 

Penipu yang menelponnya mengaku dari kejaksaan dan menyebut bahwa rekening Kyung Ko digunakan untuk penipuan. Kalau tidak membersihkan rekeningnya bisa-bisa ia terseret kasus. Tanpa curiga, Kyung Ko mengikuti instruksi penipu dan kehilangan uangnya. 

Tapi saat mengadu ke polisi, ternyata ia bukan satu-satunya korban. Polisi juga terlihat tak berdaya menangani kasus ini. Bahkan disebut, kalaupun pejahatnya tertangkap, tak ada jaminan uang kembali. 

Yang bikin memorable adalah modus kelompok taksi mewah saat menipu komplotan voice phising ini. Kim Do Ki harus berlagak jadi orang Cina yang jatuh cinta dengan bos komplotan itu, Madame Lim alias Lim Bok Ja (Shim So Young)

review-taxi-driver

Kasus voice phising terinspirasi kejadian nyata di tahun 2017. Penipuan ini dilakukan oleh beberapa orang Cina dengan merekrut orang Korea sebagai pelaku penipuan di Korea. 

Modusnya mirip seperti yang digambarkan Taxi Driver, mereka mengaku sebagai jaksa atau berpura-pura memberi pinjaman. Konon selama 2 tahun beroperasi komplotan voice phising ini meraup keuntungan 4 miliar won. Yang kalau dirupiahkan jadi sekitar Rp 50,8 miliar. Para pelaku penipuan berhasil ditangkap tahun 2019. 

5. Penganiayaan Karyawan Udata 

Saat kasus Udata ditampilkan di episode 5 Taxi Driver, rasanya sulit mempercayai kasus tersebut benar terjadi di kehidupan nyata. Kasus tersebut berawal dari pengaduan seorang mantan karyawan Udata yang dianiaya oleh CEO Park Yang Jin (Baek Hyun Jin)

Tapi tak lama setelah pengaduannya, si mantan karyawan malah ditemukan jatuh dari jembatan dan mengalami cedera parah hingga sempat koma. Penyelidikan Kim Do Ki di Udata mendapati bahwa selain melakukan penganiayaan pada karyawan, CEO Udata juga melakukan rentetan kejahatan lain. 

Diantaranya peredaran video porno illegal. Kakak Go Eun adalah salah satu korban penyebaran video ini. 

Kisah nyata kasus ini terungkap tahun 2018. Pelakunya adalah Yang Jin Ho, CEO WeDisk dan K-Technology, perusahaan pengembang robot. 

Sama seperti yang digambarkan dalam drama Taxi Driver, Yang Jin Ho juga menyuruh karyawannya mewarnai rambut mereka dengan warna menyolok, seperti merah, hijau, biru. Video Yang Jin Ho ketika menyiksa karyawan sempat viral di Korea pada 2018 silam. 

Penyelidikan polisi lantas menemukan deretan kejahatan Yang Jin Ho lainnya. Diantaranya penyiksaan hewan dengan menggunakan panah dan pedang, kekerasan fisik dan verbal terhadap karyawan, penyebaran vido porno yang diinstruksikan langsung oleh Yang Jin Ho, mengonsumsi dan mengedarkan marijuana, hingga kasus pemerkosaan. 

Tidak hanya itu, Yang Jin Ho juga melakukan penyadapan pada telepon seluler para karyawannya untuk memastikan tidak ada yang membocorkan info tentang dirinya. Mengerikan banget. 

Tapi konon, meski masih ditahan sampai sekarang Yang Jin Ho masih mendapatkan keuntungan luar biasa dari perusahaan yang didirikannya. 

6. Kasus Salah Tangkap Kim Chul Jin 

Kasus ini sangat memilukan. Tanpa bukti kuat, Kim Chul Jin ditangkap dan dituduh atas pembunuhan seorang gadis. 

review-taxi-driver

Karena terus disiksa oleh polisi, ia akhirnya menulis dan menandatangani surat pengakuan. Ia dihukum selama 20 tahun. Hingga akhirnya seorang pembunuh berantai mengaku sebagai pelaku sebenarnya dan bukti berupa DNA pelaku pun bisa dibuktikan dengan tes. 

Kasus ini mengacu pada kasus salah tangkap yang menimpa Yoon Seong Yoo yang menjalani 20 tahun penjara karena dituduh melakukan pembunuhan dan pemerkosaan gadis 13 tahun di Hwaseong bernama Kim Hyun Ju. 

Kasus terjadi tahun 1989, dan setelah bebas pun Yoon masih harus menjalani kehidupan yang sulit karena dicap sebagai pembunuh. Baru di tahun 2020, pelaku pembunuhan berantai Hwaseong, Lee Chun Jae mengaku bahwa dialah pembunuh sebenarnya. 

Sebenarnya, saat penyelidikan kasus Hyun Ju berlangsung, polisi sudah sempat memeriksa keterangan Lee Chun Jae tapi ia lolos. Polisi malah menetapkan Yoon sebagai pembunuh. Sejumlah bukti dan keterangan saksi dipalsukan polisi demi memasukan Yoon ke penjara. 

Kini, Yoon bisa sedikit merasa lega setelah nama baiknya dibersihkan. Namun Lee Chun Jae dan polisi yang memalsukan barang bukti dan penyiksaan terhadap Yoon tak bisa dipidana lantaran terganjal aturan pembatasan masa penyelidikan. Sedih ya. 

Sebenarnya masih ada beberapa kasus berdasar kisah nyata lain yang ditampilkan sepintas, tapi rasanya bakal kepanjangan kalau ditulis di sini. 

review-taxi-driver

Diluar kasus-kasus tersebut, drama Taxi Driver memang digarap dengan sangat baik dan detail. Adegan action-nya pun tergarap serius dan menarik untuk diikuti, meski kadang agak sadis dan berlebihan sih. 

Kualitas akting para pemain pun nyaris tak bercela. Bahkan untuk tokoh-tokoh penjahat juga sangat meyakinkan. 

Saya juga bersyukur peran untuk tokoh Ahn Go Eun akhirnya dialihkan ke Pyo Ye Jin. Pasalnya, kalau dilihat dari rekam jejak, kualitas akting Pyo Ye Jin jauh lebih bagus dan lebih kaya ketimbang Naeun  "April" yang lebih dulu dikonfirmasi tampil sebagai pemeran Go Eun. 

Naeun lantas batal bergabung menyusul rumor aksi bully yang dia lakukan kepada mantan member April lain. Makanya penayangan drama ini sempat tertunda karena pihak produksi harus melakukan pengambilan gambar ulang untuk scene yang melibatkan Naeun. 
  
Oh iya, walau belum terkonfirmasi, kabar soal rencana produksi Taxi Driver season 2 sudah banyak beredar. Apalagi ending Taxi Driver juga menyiratkan hal itu. 

Kalau benar ada season 2, kayaknya ceritanya bakal makin seru dengan bergabungnya Kang Ha Na dalam kelompok Taksi Mewah. Kita tunggu aja kabar baiknya. 

Semoga jadi tambah tahu ya.

No comments