Review & Sinopsis : Kingdom Season 1 (2019)

review-sinopsis-kingdom-season-1

Wajar saja kalau Kingdom : Ashin of the North sangat ditunggu penayangannya tahun ini. Pantas pula, Kingdom Season 2 yang tayang tahun lalu, dapat apresiasi luar biasa. Itu semua tak lepas dari kesuksesan season perdana Kingdom, 2 tahun lalu. 

Kingdom (2019) merupakan serial original Netflix yang tayang 6 episode. Durasi per episode tak terlalu panjang, hanya sekitar 50 menit. Dua tahun lalu, ini drama yang bikin saya hampir lupa napas saat nonton saking tegangnya. 

Sebenarnya saya nggak suka film atau serial tentang zombie. Jijik. Ngeri aja melihat mayat hidup yang bentuknya nggak beraturan terus lari-lari menebar terror ke penjuru negeri. Makanya dulu sempat menunda lama nonton Kingdom. 

Selang sebulan setelah drama ini tayang perdana diakhir Januari 2019, saya baru memberanikan diri buat nonton. Karena banyak yang ngomporin, penasaran juga pengin tahu ceritanya. Drama Kingdom merupakan adaptasi dari webcomic Burning Hell Shinui Nara alias The Kingdom of the Gods

review-sinopsis-kingdom-season-1

Naskah drama ini ditulis oleh pengarang webcomic-nya, Kim Eun Hee. Sementara visualisasi drama disutradarai oleh Kim Seung Hun yang pernah sukses menggarap Film The Tunnel

Benar saja, selayaknya drama tak bercela. Nggak ada unsur dari serial ini yang saya benci. Ceritanya bagus, aktingnya para cast ciamik. Gambarnya bagus, berasa nonton film bioskop. Scoring-nya juga sukses bikin saya meresapi moment dalam drama ini. 

Hari itu, saya langsung memutuskan binge-watch Kingdom seharian. Sumpah keren banget. 

Tapi wajar sih kalau bagus. Ini drama mahal cuy. Biaya produksinya saja mencapai 2 miliar won per episode. Kalau dirupiahkan, berarti sekitar Rp 25 miliar lebih. Bayangkan, itu hanya untuk satu episode lho. Drama ini ada 6 episode, silahkan hitung sendiri berapa total biaya produksi untuk season perdana. 

Sinopsis 

Kisah dimulai dari sakitnya Raja Joseon. Sudah 10 hari Sang Raja sakit campak. Karenanya tak seorang pun pejabat kerajaan, dan keluarga kerajaan yang diperkenankan menjenguk lantaran khawatir penyakit Raja akan menular. 

Hanya Ratu Cho (Kim Hye Jun), Ketua Dewan Kerajaan Cho Hak Ju (Ryu Seong Ryong), beberapa tentara kerajaan dan dayang yang secara rutin mendampingi Sang Raja. Bahkan Putera Mahkota, Lee Chang (Ju Ji Hoon) pun tak diizinkan menemui Raja yang sakit. 

review-sinopsis-kingdom-season-1

Penjagaan di istana Raja yang kelewat ketat, bikin Lee Chang curiga dengan keselamatan ayahnya. Para tabib dan petugas kesehatan pun bungkam. Tak berani buka mulut. 

Beredar kabar kalau Raja sebenarnya sudah mati. Namun Klan Haewon Cho yang dipimpin oleh Ketua Dewan Kerajaan Cho Hak Ju sengaja menutupi kematian Raja sampai menunggu bayi dalam kandungan Ratu lahir. 

Cho Hak Ju, tak ingin takhta jatuh ke tangan Lee Chang yang hanya putera selir. 

Rumor kematian Raja sempat beredar sampai ke rakyat. Beberapa pengumuman kematian Raja serta alasan istana menutupi kematian Raja sempat tertempel di papan pengumuman di pusat kota. Hal ini membuat Klan Haewon Cho ngamuk. 

Siapapun yang terkait dengan penyebaran pengumuman itu ditangkap. Para cendekiawan Sungkyunkwan juga ditangkap dan disiksa dengan tuduhan pengkhianatan. Mereka dituding berupaya mendongkel takhta Raja yang sah dengan menyebarkan rumor palsu. 

Tuduhan ini akhirnya menyeret nama Putera Mahkota, yang dinilai sengaja menginginkan kematian Raja karena mengincar takhta. 

Sementara itu, kejadian aneh terus terjadi di istana raja. Setiap malam muncul suara erangan monster yang menakutkan. Sejumlah dayang dan pengawal istana menghilang. 

Hal ini membuat Lee Chang makin curiga dengan kondisi ayahnya. Untuk menyelidiki itu, ia memeriksa jurnal pengobatan Raja. Catatan terakhir tentang kesehatan Raja berasal dari 10 hari lalu. Rasanya janggal, karena catatan kesehatan Raja harusnya ditulis setiap hari. 

Lee Chang pun berusaha menelusuri hal ini dengan mendatangi mantan tabib kerajaan yang terakhir memeriksa kesehatan Raja. Tabib itu bernama Lee Seung Hui (Kwon Bum Taek), kini menetap di Desa Dongnae. Ia membuka Balai Pengobatan Jiyulheon yang berlokasi di kaki gunung. 

Demi mengungkap kebenaran tentang Raja, Lee Chang ditemani pengawal pribadinya, Moo Young (Kim Sang Ho) berangkat ke Dongnae. 

Tapi hal buruk sedang terjadi di Dongnae. 

Saat itu rakyat Joseon sedang mengalami krisis pasca perang. Rakyat tak punya cukup uang untuk membeli makan. Tapi mereka juga dibebani pajak besar. Rakyat menderita kelaparan. Mereka berjuang dengan berbagai cara untuk bertahan hidup. Sangat menyedihkan.  

Situasi yang dihadapi rakyat Joseon sangat kontras dengan kelakuan para para pejabat dan bangsawan yang setiap hari foya-foya bergelimang harta. Kesenjangan hidup antara golongan yang sangat timpang ini terkesan diabaikan oleh pemerintah Joseon, yang kini sedang dikuasai oleh Klan Haewon Cho. 

Kondisi di Balai Pengobatan Jiyulheon sangat memprihatinkan. Puluhan orang sakit tak bisa dirawat optimal karena keterbatasan obat dan pangan. Mereka juga kelaparan. 

review-sinopsis-kingdom-season-1

Kepulangan Tabib Lee Seung Hui dari Hanyang, ibukota kerajaan,  membawa serta mayat salah satu asistennya. Kondisi jenazah itu mengerikan. Tubuhnya tercabik-cabik seperti digigit hewan buas. Tapi Tabib Lee bungkam soal sebab kematian asistennya. Ia memilih mengurung diri di kamar. 

Ia hanya sempat berpesan kepada tabib lainnya untuk memakamkan sang asisten dengan pemakaman yang layak. Namun saat itu para tabib junior sibuk mencari tanaman obat, sehingga pemakaman tertunda.  

Siapa kira saking laparnya, seorang pasien berinisiatif memasak jenazah asisten tabib. Tak bisa disalahkan juga, karena kondisi pasien sangat menyedihkan. Bahan makanan minim membuat mereka tak cukup gizi untuk memulihkan diri. 

Seluruh pasien bersuka cita karena bisa makan sup daging. Tapi kesenangan itu hanya sesaat, karena tak lama berselang, semua orang yang makan sup daging mengalami muntah, kejang dan mati. 

Bukan cuma itu, pasien yang mati ternyata bangkit lagi. Mereka berubah menjadi mayat hidup pemangsa daging dan peminum darah. Teror zombie pun dimulai. 

review-sinopsis-kingdom-season-1

Lee Chang yang datang ke Dongnae akhirnya mendapatkan penjelasan tentang apa yang terjadi pada Raja. Disaat yang sama ia pun harus berjuang melawan wabah zombie yang terus menyebar. 

Wabah dan Keserakahan Pejabat Korup adalah Sumber Bencana 

Kombinasi wabah dan keserakahan pejabat korup akan berbuah bencana maha dahsyat. Kira-kira begitulah yang ingin digambarkan oleh Kingdom. 

Lee Chang mungkin nggak akan terlalu pusing menghadapi serangan zombie, bila pejabat pemerintah bisa diajak bekerja sama menanggulangi penyebaran wabah itu. 

Tapi yang terjadi sebaliknya. Bukannya maju sebagai garda terdepan menyelamatkan rakyat, para pejabat tinggi dan bangsawan malah cari aman sendiri. Alih-alih menuruti perintah Putera Mahkota, para pejabat Dongnae bersama para bangsawan malah menyelamatkan diri dengan satu-satunya kapal yang tersisa di Dongnae setelah serangan zombie. 

Bukannya membawa rakyat dan Lee Chang menyelamatkan diri bersama, para pejabat malah memilih membawa harta benda dan bahan makanan. Egois! 

review-sinopsis-kingdom-season-1

Konflik yang ada di Kingdom sebenarnya tak semata wabah zombie. Punca alias sumber kekacauan sebenarnya adalah keserakahan Cho Hak Ju dan keluarganya yang ingin tahta kerajaan. Lee Chang yang dianggap penghalang harus didongkel dari posisinya. 

Untuk itu mereka memanfaatkan bunga pembangkit untuk menghidupkan Raja yang telah mati. Raja memang hidup lagi, tapi sebagai mayat hidup yang haus darah dan daging. Dia jadi monster pemakan manusia. 

Parahnya saat korban Sang Raja dimasak jadi sup oleh rakyat yang kelaparan, mereka malah terinfeksi parasit yang berasa dari bunga pembangkit dan berubah menjadi zombie. 

Konfliknya memang bertumpuk-tumpuk, tapi Kim Eun Hee lihai meramunya sehingga cerita nggak jadi tumpang tindih. Ada beberapa latar cerita yang diselipkan dengan rapi untuk memberi penjelasan sebuah peristiwa. 

Scene kadang terlihat loncat-loncat tapi ceritanya runut. Asyik banget nontonnya. 

Dari Kingdom, kita juga akan mendapat gambaran jelas bahwa karakter asli seseorang baru akan terlihat saat ia menghadapi situasi genting. Lee Chang dengan keberaniannya, Tabib Seon Bi (Bae Doo Na) dengan dedikasinya pada profesi, lalu ada Yeong Shin (Kim Sung Kyu) dan Ahn Hyeon (Heo Jun Ho) dengan patriotismenya. 

review-sinopsis-kingdom-season-1

Sementara itu, kepengecutan pejabat korup tergambarkan jelas dari karakter jaksa Dongnae, Cho Beom Pal (Jun Suk Ho). 

Kelihatan tokoh-tokoh di Kingdom seperti hitam putih. Batas penjahat dan pahlawan sangat jelas. Bikin kita yang nonton kesal sampai ke ubun-ubun lihat kelakuan para pejabat korup itu. Yang benar aja sih, dalam situasi darurat begitu, kok ya masih sempat-sempatnya cari keuntungan sendiri. Kan jahat namanya! 

Ending Kingdom season 1 memang nanggung banget. Ada beberapa rahasia besar yang mulai diungkap sedikit di episode akhir. 

Seperti kenyataan bahwa Ratu sebenarnya tidak hamil. Ia malah sedang mengumpulkan dan merawat ibu-ibu hamil yang merupakan tunawisma dan janda. Ibu-ibu itu ditampung di rumah besar, diberi makanan enak dan sehat. Tapi saat melahirkan bayi perempuan, mereka dibunuh. Kenapa?

review-sinopsis-kingdom-season-1

Lalu ada pula rahasia tentang perang 3 tahun sebelumnya yang membuat pejabat tinggi Ahn Hyeon undur dari posisinya dan memilih menyepi di Sangju. 

Masih ada rahasia tentang Yeong Shin, rakyat jelata yang memiliki kemampuan bela diri dan menggunakan senjata api yang sangat baik. Ia pasti bukan rakyat sembarangan. 

Lalu siasat licik apa yang sedang dipersiapkan Cho Hak Ju terhadap Lee Chang? 

Bagaimana Lee Chang menghadapi zombie yang kian ganas. Para zombie yang awalnya dikira takut dengan sinar matahari ternyata malah menyerang di siang hari. Apa yang terjadi sebenarnya? 

Apakah parasit dari bunga pembangkit bisa bermutasi? 

review-sinopsis-kingdom-season-1

Aaaah
terlalu banyak pertanyaan yang tak terjawab di akhir episode. 

Saya sempat kesal dan penasaran saat nonton Kingdom Season 1. Apalagi waktu itu, harus nunggu setahunan buat nonton kelanjutannya. Tapi ternyata penantian itu sebanding kok. Kingdom season 2 akhirnya menjawab nyaris semua rasa penasaran. 

Diawal saya sudah bilang, Kingdom Season 1 jadi fondasi kuat yang mengikat penonton terhanyut mengikuti kisah wabah zombie di Joseon. 

Drama ini amat sangat recommended buat ditonton. Bahkan buat orang yang nggak suka zombie seperti saya pun bisa menikmati serangan mayat-mayat hidup era Joseon yang sangat brutal dan epik itu. 

Semoga jadi tambah tahu.

1 komentar