-->

Berkunjung ke Rumah Sakit JIH Solo

September 24, 2019

RS JIH Solo

Almarhumah Simbah saya dulu pernah bilang, “Rumah sakit itu bikin kita jadi tambah sakit.” 

Waktu itu, saya tidak terlalu paham maksud omongannya, yang saya tahu Simbah memang paling ogah kalau diajak ke rumah sakit. Sesakit apapun, alih-alih pergi ke rumah sakit, ia bakal lebih memilih untuk minum jamu, atau kerokan. Hanya dalam keadaan sangat darurat ia baru mau diajak ke mengunjungi klinik dokter. Alasan dibalik keengganan Simbah ke rumah sakit baru saya ketahui beberapa tahun kemudian. Menurut ibu, Simbah tidak suka ke rumah sakit karena bau obat-obatan, antiseptik dan disinfektan yang menguar di segala penjuru ruang rumah sakit.

Yah, saya tidak bisa menyalahkan Simbah juga sih. Bau obat memang bikin kita nggak nyaman dan kadang malah bikin tambah stres sehingga merasa jadi makin sakit. Kendati begitu menghindari bau obat saat ke rumah sakit, bukankah terasa mustahil?

Rumah sakit kan memang tempat untuk mengobati penyakit, masa iya bisa menghindari bau obat dan sebangsanya. Apalagi sepanjang pengalaman saya bolak balik rumah sakit, semua RS memang berbau obat dan disinfektan. Hal yang memang sangat wajar, walau seringkali membuat kita tidak nyaman.

Tapi......

Baru-baru ini citra rumah sakit beraroma obat-obatan dan disinfektan yang sejak lama tertancap di kepala ini tetiba menguap. Ternyata ada lho rumah sakit yang tidak berbau obat, disinfektan dan sebangsanya.

Apa pasal? Kira-kira apa sih yang membuat pikiran saya berubah?

Begini ceritanya. Pekan lalu, sekitar pertengahan September 2019, saya dan sejumlah rekan Blogger Solo menerima undangan Hospital Tour di RS Jogja Indonesia Hospital (JIH) Solo di kawasan Jajar, Laweyan, Solo.

FYI, RS JIH Solo ini merupakan cabang dari JIH Yogya yang sudah cukup terkenal itu. Sebelumnya JIH, merupakan singkatan dari Jogja Internastional Hospital, namun beberapa tahun silam namanya diubah menjadi Jogja Indonesia Hospital. Menyusul kebijakan Kementerian Kesehatan yang melarang penggunaan nama International untuk rumah sakit. Sejak kali pertama tiba di RS JIH Solo, kesan mewah langsung terasa.

RS JIH Solo

Bangunan RS JIH Solo yang letaknya tidak jauh dari pusat Kota Solo ini memang terlihat mentereng. Alih-alih terlihat seperti rumah sakit, bangunan RS JIH Solo malah lebih mirip dengan hotel berbintang. Ditambah lagi, area parkir di halaman muka gedung juga sangat luas dan rapi.

Seorang petugas keamanan menyapa saya dengan sangat ramah saat saya baru masuk ke area parkir. Ia pun langsung mengarahkan dan mengantar saya untuk memasuki area lobby. Pintu kaca otomatis yang dihiasi ornamen itu terbuka dan area lobby pun langsung menyambut saya.

RS JIH Solo

“Astagaaaa!!! Ini lobby rumah sakit?”

Jujur saja, saya yang kampungan ini jadi agak ragu. Apa jangan-jangan saya salah masuk gedung ya? Pasalnya area lobby RS JIH ini memang lebih mirip dengan area lobby hotel berbintang. Ada sofa bundar yang nyaman, langit-langit yang tinggi dengan kaca jendela yang sangat besar dan ada sambutan super ramah dari petugas yang ada di sana. Sama sekali tidak tercium bau obat-obatan, antiseptik dan disinfektan seperti rumah sakit pada umumnya. Sepintas lalu, saya teringat pada suasana rumah sakit yang biasa terlihat di drama-drama korea itu.

RS JIH Solo

“Silahkan, ada yang bisa dibantu?” kata petugas keamanan yang ada di lobby. Seumur-umur saya ke rumah sakit, sepertinya baru kali ini saya disambut seperti ini. Hahahaha.

RS JIH Solo

Jadi ternyata RS JIH Solo ini didirikan bersama oleh Yayasan Bina Sejahtera dan PT Unisia Medika Farma dan mulai beroperasi pada 10 September 2019. RS JIH Solo berikhtiar membangun institusi berdasarkan nilai-nilai ke-islaman di bidang kesehatan tanpa membedakan SARA (Suku, Agama & Ras). Jadi jelas ya, walau mendasarkan diri pada nilai keislaman, namun unsur kemanusiaan universal tetap jadi nilai utama yang dijunjung.

Melihat tampilan bangunan yang mentereng kita tentu jadi bertanya-tanya seperti apa sih penampakan di bagian dalamnya dan apa saja fasilitas di RS ini. Oke ketimbang berlama-lama, yuk kita mulai melihat seperti apa sih layanan dan fasilitas di RS JIH Solo.

 MCU Executive With Patient Centered Care  

Rumah Sakit "JIH" Solo, mengedepankan layanan berbasis Patient Centered Care. Maksudnya, layanan kesehatan yang menempatkan pasien sebagai subjek. Menurut Public Relations RS JIH Solo, Sri Retno Sariningrum, SE, layanan kesehatan yang umum dilakukan saat ini kerap kali menempatkan pasien sebagai objek. Pasien seringkali tidak diberi informasi dan pilihan yang cukup mengenai pengobatan yang dijalaninya.

“Pasien sering tidak memiliki kebebasan untuk memilih tindakan medis untuk dirinya. Jadi hanya diminta manut saja apa kata dokter. Nah kalau di RS JIH Solo tidak begitu, kami memberi opsi dan informasi pengobatan yang seluas-luasnya kepada pasien sehingga ia bisa memilih tindakan medis yang nyaman untuk dirinya sendiri,” papar Sari.

 Layanan Ibu & Anak 

RS JIH Solo

Seluruh layanan yang berkaitan dengan kesehatan ibu dan anak ditempatkan di lantai lima. Di sini melayani mulai dari urusan pemeriksaan kehamilan, persalinan, hingga kesehatan bayi dan anak. Suasana di Poli Ibu dan Anak ini sangat menyenangkan. Selain tersedia berbagai fasilitas kesehatan yang lengkap, ada pula area bermain untuk anak dan untuk ibu-ibu tersedia ruang tunggu yang sangat nyaman selayaknya tempat rumpi di coffee shop.

RS JIH Solo

Salah satu yang menarik adalah area Baby Show, tempat bayi-bayi yang baru lahir ditempatkan. Di area Baby Show ini, bayi-bayi ditempatkan di portable crib (tempat tidur bayi) mungil, sehingga para penjenguk bisa melihat bayi dari balik kaca. Bagus kan? Jadi bisa meminimalisir newborn digendong sembarang orang.

RS JIH Solo

RS JIH Solo

Layanan lain yang tersedia di Poli Ibu dan Anak ini antara lain senam hamil untuk ibu-ibu dengan usia kehamilan diatas enam bulan, lalu ada pula perawatan payudara yang dimulai sejak kehamilan trimester akhir dan setelah melahirkan. Oh iya, layanan pijat bayi juga tersedia untuk bayi usia 2 minggu hingga 1 tahun.

Tidak cukup hanya di situ, perawat dan bidan RS JIH Solo juga siap selama 24 jam untuk membantu treatment ibu dan bayi. Jadi urusan memandikan bayi, atau membantu ibu untuk keramas sudah ditangani oleh perawat disana. Ya ampuunn bakal nyaman banget tuh. Sayangnya saya nggak berniat untuk punya anak lagi. Eh tapi kalau buat periksa kesehatan saya dan Narend kayaknya boleh juga nih, karena Poli Ibu dan Anak disini buka 7 hari seminggu. Kita bahkan bisa periksa dengan dokter spesialis di akhir pekan. Membantu banget kan?

 Poli Penyakit Dalam 

Poli Penyakit Dalam ini jadi salah satu layanan unggulan RS JIH Solo karena ketersediaan alat kesehatan yang mumpuni untuk melakukan Gastroenterologi, alergi Immunologi, Urologi, Endokrin dan Internis General. Salah satu alat penunjang kesehatan terbaru adalah Endoskopi Diagnostic dan Terapeutik, alat ini dipergunakan untuk mendeteksi kelainan di saluran cerna mulai dari lambung, usus, dengan kelainan lain misal : tungkak lambung, tumor di usus besar dan sebagainya. Nggak cuma itu, alat ini juga bisa digunakan untuk melakukan tindakan pada pasien dengan Varises Esophagus yang sering mengalami muntah darah.

RS JIH Solo

RS JIH Solo
Area Hemodialisis

RS JIH Solo


 Poli Bedah 

Salah satu layanan andalan Poli Bedah adalah Minimal Invasive Surgery (MIS), merupakan metode bedah dengan melakukan sayatan kecil sehingga meminimalisir rasa sakit, resiko dan mempercepat penyembuhan luka operasi. Untuk prosedur ini, digunakan alat khusus bernama Laparoscopic yang tak dimiliki oleh semua rumah sakit.

 THT Hearing Center 

RS JIH Solo
Fasilitas pemeriksaan di Poli THT
Di THT Hearing Center, tersedia layanan screening pada pendengaran pada bayi yang baru lahir. Screening ini dilakukan untuk mengetahui apakah organ pendengaran bayi berfungsi dengan normal dan baik. Ini cukup penting dilakukan untuk memastikan ia dapat mengembangkan kemampuan berkomunikasinya.

 Rawat Inap 

Melihat semua ruang rawat inap di RS JIH Solo ini, saya jadi merasa seperti sedang ada di drama korea deh. Hahaha. Suasana rumah sakit-nya memang mirip banget. Buat mamak-mamak yang biasa nonton drakor dengan setting rumah sakit seperti Decendants of the Sun atau Emergency Couple pasti paham deh. Lorong menuju ke kamar sangat lega, terang dan RS JIH Solo tampaknya juga memberi pengamanan ekstra karena saya melihat CCTV terpasang di sejumlah titik di lorong. Kelihatannya jumlah CCTV-nya lebih banyak ketimbang rumah sakit lain yang pernah saya kunjungi.

RS JIH Solo

RS JIH Solo merupakan rumah sakit type C yang memiliki total 115 bed. Terbagi dalam beberapa kelas yaitu President Suite, Suite, VVIP, VIP, Main Class, Kelas 1, 2, dan 3

RS JIH Solo

RS JIH Solo

RS JIH Solo

RS JIH Solo

RS JIH Solo

RS JIH Solo

RS JIH Solo

RS JIH Solo


 Rawat Jalan 

Untuk pelayanan rawat jalan ada Poliklinik yang buka setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 21.00 WIB. Ada Poli Anak, Poli Kebidanan Kandungan, Poli Bedah Umum, Poli Penyakit Dalam, Poli Bedah Syaraf, Poli Bedah Plastik, Poli Urologi, Poli Orthopedi, Poli Jantung dan Pembuluh Darah, Poli Kulit dan Kelamin, Poli Mata, Poli Paru, Poli Gigi, Poli Kejiwaan serta Poli THT.

RS JIH Solo

Dokter-dokter yang berpraktik disini kebanyakan dokter spesialis yang sudah cukup terkenal di Solo lho. Untuk jadwal dokter spesialis bisa dilihat di sini ya.

Selain ruang tunggu yang sangat nyaman dan lega di bagian depan tiap ruangan Poli juga tersedia layar yang menunjukan nomor antrian. Dengan begitu pasien tidak perlu bolak balik mengecek ke petugas.

RS JIH Solo


 Pelayanan Gawat Darurat 

RS JIH Solo

Area Unit Gawat Darurat RS JIH terletak di Lantai 1. Saat berkunjung ke area ini saya baru menyadari adanya garis warna-warni di lantai Unit Gawat Darurat ini.

Gawat Darurat RS JIH Solo
Menurut dokter jaga, garis-garis ini merupakan pemandu untuk memilah pasien yang masuk. Berikut ini makna dibalik warna-warna itu:

  • Merah, untuk pasien yang membutuhkan penanganan cepat karena kondisi yang mengancam nyawa. 
  • Kuning, untuk pasien yang membutuhkan perawatan segera namun masih bisa ditunda karena pasien masih berada dalam kondisi stabil. 
  • Hijau, untuk pasien yang memerlukan perawatan namun masih bisa ditunda. Biasanya pasien yang cedera masih dalam keadaan sadar dan masih bisa berjalan. 
  • Biru, untuk pasien yang harus segera menjalani penanganan lanjutan. 
  • Hitam, untuk pasien yang masuk dalam keadaan meninggal dunia. Biasanya pasien ini akan segera diantarkan ke Ruang Pamulasaran Jenazah yang terletak di lantai yang sama dengan UGD. 

RS JIH Solo

RS JIH Solo

Sementara itu untuk pelayanan penanganan kegawat daruratan medis meliputi ;

  • Penanganan kegawat daruratan pada ibu hamil 
  • Perawatan medis dan operasi minor 
  • Observasi 
  • Test laboratorium 
  • Pemeriksaan radiologi 
  • Unit farmasi 
  • Transportasi antar jemput ambulans 
  • Evakuasi medis 
  • Pelayanan P3K 


Fasilitas lainnya 

Selain berbagai fasilitas kesehatan premium, di RS JIH Solo kita juga bisa menikmati berbagai fasilitas publik lain seperti Coffee & Bakery Shop, Kantin, Minimarket, ATM Center.

RS JIH Solo

Lalu ada pula auditorium setaraf hotel yang bisa dipergunakan untuk umum. Jaringan Wifi di seluruh area RS JIH Solo juga oke lho.

RS JIH Solo

RS JIH Solo juga bekerja sama dengan halodoc untuk jasa pengambilan obat. Jadi kita nggak perlu repot-repot menunggu antrean pengambilan obat. Dengan halodoc ini, obat akan diantarkan ke langsung ke rumah.
RS JIH Solo
area kasir dan pengambilan obat

RS JIH Solo

Ah sayang sekali Simbah saya keburu berpulang sebelum dia sempat melihat RS ini. Andai dia sempat diajak ke RS JIH Solo yang menyenangkan seperti ini, saya yakin dia pasti nggak akan benci lagi dengan rumah sakit. Karena layanan dan fasilitas yang ditawarkan oleh RS JIH Solo ini menampilkan kodrat hospital yang benar-benar mengedepankan hospitality.

Semoga jadi tambah tahu ya.


Rumah Sakit JIH Solo
Emergency : 1-500-805
Telp : 0271-7469100
Email : infosolo@rs-jih.co.id

You Might Also Like

24 comments

  1. Aku sering baca review positif JIH yg di Jogja
    Kalo ga kliru, Mak Grace Melia kan rutin terapi anaknya di sana
    Ternata JIH ada di Solo yak
    --bukanbocahbiasa(dot)com--

    BalasHapus
  2. Wah RS nya modern ya, bener-bener lebih mirip hotel berbinang ini mah. Fasilitasnya juga komplit. Baru tau ada RS JIH ini di Solo.

    BalasHapus
  3. Ini rumah sakit bikin salfok, kayak hotel banget ya, tapi jangan sampai bikin betah nanti berlama2, senang lihat dalamnya, bahkan kelas 1-2 dan 3 juga lux banget, dengan pelayanan yang bagus juga

    BalasHapus
  4. wooww keren bangettt rumah sakitnya.. Namanya juga unik ya.. ada Jogjanya.. tapi di Solo.. hehe.. Pasien dan keluarga pasti nyaman banget disini.. jadi cepet sembuh deh bawaannya kalo happy ya

    BalasHapus
  5. Lumayan lengkap ya fasilitasnya, juga situasi rumah sakit yang bersih dan pelayanan yang baik tentu akan mendukung proses penyembuhan para pasien. Baru tau lho aku mba ada rumah sakit sebagus ini di Solo.

    BalasHapus
  6. wah seneng banget bisa tur rumah sakit dan lihat semua fasilitasnya. rumah sakitnya keren, interior dan fasilitasnya bagus. btw aku baru tahu lho arti garis2 warna di lantai ugd :D

    BalasHapus
  7. Kalau aku gak baca artikelnya dan cuma lihat sekilas foto-fotonya gak nyangka loh kalau ini rumah sakit. Abisnya kereeen bangeet. Lebih mirip hotel berbintang daripada RS.

    BalasHapus
  8. Masya Allah bagus bangeeeet itu rumah sakit apa hotel yaaa

    jujur aja, kalo hotel pasti occupationnya rendah, begitu jadi RS laku keras nih hahahahah

    BalasHapus
  9. Wow RSnya kayak hotel banget, fasilitasnya juga oke & dari sisi harga ngga terlalu waah banget ternyata, kirain akan mahal.. Emang harusnya rumah sakit bikin orang sembuh & hepi, ngga bikin orang tambah sakit karena fasilitasnya sad.. :)

    BalasHapus
  10. Solo nambah lagi nih rumah sakit bagus dan keren kayak hotel. Yang aku pernah bebrapa kali bezuk di Solo itu udah bagus menurutku karena ruang perawatan VVIP nya seukuran rumah RSSS. Eh ini malah lebih canggih lagi ya dengan banyaknya cctv di beberapa tempat

    BalasHapus
  11. Wah, beneran ya rumah sakitnya kayak hotel, aku nyaman ke rumah sakit tuh hanya rumah sakit ibu dan anak karena suasananya lebih nyaman, nggak spooky atau bau karbol pisan..

    BalasHapus
  12. Bener banget mak, rumah sakit sekarang semakin berbenah. Fasilitas dan kenyamanannya semakin baik bahkan tak jarang menyamai hotel. Emang sih konpensasinya juga sebanding dgn yg harus kita keluarkan hehe...

    BalasHapus
  13. Dari lobby-nya cuma mau bilang, itu RS apa hotel? Bagus bener! Ruang2nya juga kece ya. RS di tempatku standar, gak sebagus itu. Sebagus2nya RS, ya tetep enak sehat ya. Tapi jika tempat berobat senyaman itu, sembuhnya juga cepat karena hepi dg perawatannya

    BalasHapus
  14. sebelumnya saya cuma tahu JIH Jogja. bangunan megah. eh ternyata di Solo juga ada JIH Solo. dan...wow! gak kalah megah. sakit di aini jadi lebih nyaman perawatannya karena gak berasa ada di RS yg terkesan bau obat

    BalasHapus
  15. Keren banget sih ini rumah sakitnya.
    Mewah dan keliatan nyaman banget, bahkan di kelas 1-3 juga clean ya.

    Aku suka deh ada ruangan bayi2 itu, gemes kayak di drama. Hihihi..
    Btw itu garis2 warna mengingatkan descendants of the sun gak sih

    BalasHapus
  16. Beberapa hari ini selalu lewat depaj JIH, dari luar nampak seperti hotel. Ternyata dalamnya lebih wah lagi ya. Harga kamarnya dah seperti hotel. Semoga kehadiran JIH bisa melayani masyarakat Solo yang butuh berobat.

    BalasHapus
  17. Ini rumah sakit atau hotel? Bagus banget, lobinya apalagi lebih mirip hotel, harganya masih jauh murah ketimbang jakarta, fasilitasnya lengkap pula huhuhu..

    BalasHapus
  18. keren solo ada rumah sakit kayak gini, terlihat bersih, nyaman dan konsep hospitality nya juga dapat, jad pasien merasa nyaman dan moga lekas sembuh ya

    BalasHapus
  19. Wawwww rumab skite kayak hoteeell. Cakep ya,item putih modern . Harganga lumayan *uhuk
    Semoga kita semua selalu sehatt

    BalasHapus
  20. Aku waktu ke Solo minggu lalu, ngelewati rumah sakit JIH ini. Ternyata dalamnya bagus banget, bagian lobinya malah kayak hotel ya.

    BalasHapus
  21. Orang zaman dulu suka ketakutan kalau ke Rumah Sakit.
    Mbahku juga bilang kalau di Rumah Sakit, banyak malaikatnya.
    HUhuu~

    Tapi kan semua takdir yaa...
    Semoga makin sehat setelah ikhtiar berobat ke Rumah Sakit keren JIH Solo.

    BalasHapus
  22. Fasilitasnya lengkap ya mba bersih Dan nyaman lagi.. tapi mudah2an Kita selalu sehat2 ya biar gak gampang sakit sebagus apapun RS bikin Kita gk betah pastinya

    BalasHapus
  23. Aku baru sadar, nama rumah sakitnya ada unsur Yogja, tapi lokasi di Solo.

    Kalau gak baca, hanya lihat foto, beneran deh, pasti aku kira hotel.

    BalasHapus
  24. horeeee....
    Dapet referensi rumah sakit baru...

    Fasilitasnya lengkap banget kyk gitu pasti bikin betah pasiennya.

    BalasHapus