Begini Ciri-Ciri Hamil Muda Tanpa Mual yang Harus Diketahui!

ciri-hamil-muda-tanpa-mual
 

Umumnya, wanita hamil akan mengalami mual-mual selama masa awal kehamilan. Hal ini merupakan pertanda alami yang wajar. Tapi ternyata, nggak sedikit juga lho kasus di mana wanita hamil tidak merasakan mual sama sekali. 

Persis seperti yang saya alami. Dulu, saat mengandung Narend, boleh dibilang saya nyaris nggak mengalami mual atau muntah. Sebaliknya, nafsu makan saya justru makin menggebu. Jadi mau makan apa saja, hayuklah.

Beda dengan saat ibu saya mengandung saya puluhan tahun silam. Waktu itu ibu bahkan sampai nggak bisa makan nasi, karena mual mencium aroma nasi. 

Kok bisa sih, ada wanita hamil yang nggak mengalami mual?

Menurut beberapa dokter, ibu hamil yang tidak mual karena sang ibu memiliki fleksibiltas alami untuk beradaptasi dengan kenaikan hormon yang sangat cepat. Sekadar informasi, rasa mual yang kerap dialami ibu hamil di trimester pertama kehamilan, terjadi akibat kenaikan hormon human chorionic gonadotropin (hCG). 

Hormon ini juga menjadi indikator perkembangan placenta dalam tubuh ibu. Nah, pada sebagian orang, seperti saya misalnya, kenaikan hormon direspon cepat oleh tubuh. Sehingga secara natural, tubuh akan cepat beradaptasi dengan perubahan itu.  

Namun, itu bukan berarti ibu hamil yang tidak mengalami mual tidak merasakan apa-apa ya pada tubuhnya. Walau tidak mual, kami juga mengalami banyak perubahan "ajaib" kok pada tubuh. 

Yuk disimak, ciri-ciri awal kehamilan yang tidak disertai mual, berikut ini.

1. Emosi yang Tidak Stabil 

Menurut informasi yang dilansir  healthline, 2017, selama masa kehamilan, kadar hormon estrogen dan progesteron ibu juga akan tinggi. Peningkatan hormon ini sangat mempengaruhi suasana hati ibu. 

Serius! saya juga mengalami hal ini dulu. Jadi gampang sedih, gampang marah. Sensitif dan jadi mudah tersinggung. Padahal aslinya sih, saya nggak gitu-gitu amat. 

Waktu itu, saya sempat berpikir kalau emosi tak stabil ini karena menjelang masa haid. Tapi setelah ditunggu, ternyata haid tak kunjung datang. Saat itu barulah saya curiga kalau saya mungkin sedang hamil.  

2. Timbulnya Bercak Darah dan Kram Pada Perut 

Pada usia kehamilan satu hingga empat minggu, biasanya masih terjadi perkembangan sel. Sehingga, telur yang telah dibuahi menciptakan sekelompok sel berisi cairan. 

Hal inilah yang akan berkembang menjadi organ organ dan bagian tubuh bayi. Pada proses ini, biasanya akan tidak terjadi apa apa dan bahkan wanita hamil tidak merasakan gejala yang serius. 

Namun  menurut informasi yang dikutip dari mayoclinic.org, memasuki minggu ke empat, atau 10 - 14 hari setelah pembuahan terjadi, sel yang berisi cairan tersebut akan menempel pada lapisan dinding rahim (endometrium)

Akibat proses tersebut, terjadilah pendarahan implantasi yang sangat mungkin disalah artikan sebagai menstruasi biasa. Padahal, bercak darah atau flek tersebut merupakan salah satu gejala hamil muda. 

Pada umumnya, bercak darah tersebut memiliki warna yang bervariasi, mulai dari merah, pink, dan coklat. Selain timbul bercak, ciri ciri hamil muda tanpa mual juga disertai dengan kram pada perut yang cukup serius. 

Bahkan berdasarkan studi yang dilakukan oleh National Institutes of Health, 2010 menyatakan bahwa hampir 28% wanita akan mengalami bercak dengan disertai rasa sakit merupakan tanda awal kehamilan trimester kehamilan

3. Payudara Membengkak 

Tanda lainnya yang akan terjadi pada masa awal kehamilan adalah payudara terasa membengkak. 

Diungkapkan dalam laman webmd.com, pembengkakan payudara membengkak merupakan salah satu gejala yang umum terjadi pada ibu hamil. Hal ini terjadi karena tubuh mempersiapkan ASI (air susu ibu) untuk masa pasca persalinan. 

Sayangnya, gejala payudara membengkak ini juga kerap terjadi saat menjelang haid. Jadi wajar kalau banyak perempuan nggak sadar kalau pembengkakan payudara yang dialami merupakan ciri kehamilan. 

4. Nafsu Makan Meningkat 

Nah, gejala ini persis yang saya alami saat hamil Narend dulu. Alih-alih mual dan nggak bisa makan, nafsu makan saya malah meningkat berlipat ganda. Kalau biasanya cukup makan 3 kali sehari dengan porsi seadanya, waktu hamil saya jadi bisa makan 4-5 kali sehari, plus ditambah camilan. Dahsyat banget kan?

Rupanya, di masa awal kehamilan, sang ibu membutuhkan tambahan kalori 350-450 kalori perhari. FYI, wanita dewasa biasanya membutuhkan sekitar 2.000 kalori per hari. Nah selama masa hamil kebutuhan kalori ini akan terus bertambah dan terus meningkat seiring makin tuanya usia kehamilan. 

Menambah kalori per hari bukan berarti kita boleh makan sembarangan ya. Demi kesehatan janin dan ibu, kelengkapan asupan nutrisi juga harus dperhatikan. Untuk ibu hamil disarankan mengonsumsi gizi seimbang, meliputi kalsium, folat, zat besi, protein, vitamin, dan mineral. 

Untuk menjaga kondisi ibu hamil dan calon bayi, kita juga bisa kok mengonsumsi Realfood Wonder Mom secara rutin, terutama selama masa awal kehamilan. Karena masa ini adalah salah satu moment paling penting saat kehamilan. Program 12 hari Realfood Wonder Mom ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan ibu hamil dan ibu menyusui yang telah teruji BPOM dan aman untuk dikonsumsi.

Semoga jadi tambah tahu ya.

No comments