-->

Cegah Anyang-anyangan dengan Ekstrak Cranberry

Juli 19, 2019

ekstrak cranberry cegah anyang-anyangan
 Sebuah penelitian menyebutkan, “5 dari 10 perempuan pernah mengalami infeksi saluran kemih (ISK)”. Tidak berhenti sampai disitu, 2 diantaranya malah mengalami ISK berulang.

Di Indonesia, gejala paling umum dari ISK kerap disebut anyang-anyangan.

Anyang-anyangan merupakan sebuah kondisi yang membuat penderitanya susah buang air kecil. Rasanya ingin buang air kecil terus menerus, tetapi tidak lancar. Bahkan sering kali, terasa sakit saat buang air kecil. Perut bagian bawah juga jadi terasa nyeri atau pegal. 

Hasil penelitian itu menggelitik saya untuk membuat survei sederhana serupa di lingkungan terdekat. Sejumlah teman perempuan dan kerabat saya tanyai, apakah mereka pernah mengalami anyang-anyangan.

Hasil survei sederhana ala saya ternyata menunjukkan hasil yang berbeda, 4 orang dari 5 perempuan yang saya tanya mengaku sudah pernah mengalami anyang-anyangan. Dan semuanya bahkan mengalami anyang-anyangan lebih dari sekali dalam hidupnya. Wooowww

Sayangnya, saat saya tanya lagi soal langkah pengobatan apa yang mereka lakukan saat mengalami anyang-anyangan, mereka mengaku tidak melakukan apa-apa. Pikiran mereka persis sama seperti saya 12 tahun silam, “Ah, anyang-anyangan paling juga hilang sendiri. Minum air putih saja yang banyak.”

Bahkan ada juga yang mengaku tiap kali anyang-anyangan hanya disarankan oleh ibunya untuk tiduran sambil mengangkat kaki dan menyenderkannya di dinding. Ada juga yang mengaku memijat perut bawah untuk mengurangi gangguan anyang-anyangan. Apakah membantu? Katanya sih iya, tapi anyang-anyangan kerap berulang lagi.

Pokoknya, berdasar penelitian sederhana saya itu, solusi yang dilakukan masih tradisional dan berdasarkan saran dari si A, si B. Nyaris tidak ada yang terpikir untuk mengunjungi dokter untuk mencari solusi medis untuk mengatasi anyang-anyangan.

Saya sendiri kapok deh menyepelekan anyang-anyangan. 

Baca cerita tentang pengalaman anyang-anyangan yang saya alami di “Perempuan Pekerja, Jangan Sepelekan Anyang-anyangan”

Saat masih bekerja, saya kerap melalaikan gejala ini. Bahkan saran dokter untuk tidak menahan buang air kecil (BAK) pun tak saya hiraukan. Kadang kala, karena darurat, saya terpaksa buang air kecil di toilet umum yang sangat tidak terjaga kebersihannya. Alhasil, infeksi saluran kemih yang saya alami merembet sampai ke ginjal.

Selama dua minggu lebih saya tidak bisa bekerja dan beraktivitas dengan normal karena menyepelekan anyang-anyangan. Jangankan mau bekerja, bahkan untuk bangun dan ke kamar mandi saja harus dipapah karena bagian pinggang dan pinggul terasa nyeri. Demam saya bahkan sampai 39 derajat saat itu, rambut sampai ikut rontok. Sedihnya... 

Butuh waktu lebih dari dua minggu untuk proses pemulihan ISK itu. Wah, waktu itu saya benar-benar tidak menyangka bahwa anyang-anyangan bisa bikin kita semenderita itu.

Itu sebabnya saya semangat sekali saat diajak untuk menghadiri event #PriveUricran #Combiphar #WomenCommunity #JogjaSolo yang diadakan di Harris Hotel, Solo, Minggu, 14 Juli 2019 silam. 
cegah anyang-anyangan dengan uricran



cegah anyang-anyangan dengan uricran

Acara yang diikuti puluhan perempuan dari berbagai komunitas di Solo Raya ini menghadirkan dokter Erwin Gunawan Sp.OG. Dokter yang berpraktik di RS Kasih Ibu Solo ini, merupakan salah satu dokter kandungan paling terkenal di Solo.Pasiennya bejibun.

cegah anyang-anyangan dengan uricran

Lalu pembicara lainnya ada Michella Talita dari Combiphar dan blogger Ika Puspita yang berbagi pengalaman seputar anyang-anyangan.

Bisa berakibat fatal 

“Jangan sepelekan anyang-anyangan.” 
Begitu yang saya tangkap dari pemaparan dokter Erwin. Menurut dokter Erwin, anyang-anyangan sebagai salah satu gejala infeksi saluran kemih (ISK) bisa memiliki dampak yang serius bagi kesehatan. Salah satunya adalah gagal ginjal. Malah ISK pada ibu hamil bisa berdampak pada preeklamsia dan kematian janin.

Duuhhh, saya langsung terkesiap dan teringat pengalaman ISK beberapa tahun silam. Untung saja waktu itu, ISK saya bisa tertangani dengan baik, walau sedikit terlambat. Bayangkan kalau saya tidak buru-buru berobat, mungkin saya bakal mengalami gagal ginjal juga.

Perempuan, penderita diabetes dan Lansia, kata dokter Erwin, memiliki resiko yang lebih besar mengalami ISK. “Uretra pada perempuan lebih pendek daripada uretra laki-laki. Itu sebabnya perempuan jadi lebih rentan terkena infeksi kuman dari luar,” kata dia.

Lebih lanjut, dia juga mengatakan bahwa sekitar 80% kasus ISK disebabkan oleh bakteri E-Coli. Sederhananya begini, bakteri E-Coli yang mungkin ada di toilet umum yang kurang bersih, feces dan sebagainya, tanpa sengaja masuk ke saluran kemih. Bakteri itu lantas menempel di dinding saluran kemih dan menyebabkan infeksi.

Kalau infeksi terjadi pada saluran kemih bagian bawah, gejala yang dirasakan adalah:

  • Nyeri saat BAK, rasa panas di uretra 
  • Frekuensi BAK di malam hari jadi lebih sering, tapi jumlah urine sedikit 
  • Tidak dapat menahan rasa BAK 
  • Anyang-anyangan 
  • Nyeri pada perut bagian bawah 
  • Demam ringan 

Sementara, infeksi yang terjadi pada saluran kemih bagian atas, memiliki gejala sebagai berikut :

  • Demam tinggi, menggigil 
  • Hilang nafsu makan 
  • Mual dan muntah Nyeri pada pinggang (tepatnya di lokasi ginjal) 
  • Dapat menderita ISK bagian bawah juga. 

ISK bagian atas ini memiliki resiko lebih besar karena bisa mengakibatkan gagal ginjal dan memicu urosepsis. Dimana bakteri yang masuk ke ginjal ikut menyebar ke darah, yang bisa mengakibatkan tekanan darah turun hingga kematian.

Pada ibu hamil, ISK dapat mengakibatkan komplikasi kehamilan seperti:

  • Kelahiran prematur 
  • Bayi dengan berat badan lahir rendah 
  • Preeklampsia 
  • Hipertensi 
  • Gagal Ginjal 
  • Kematian janin 

Lebih baik mencegah

Untuk langkah penanganan, kata dokter Erwin lagi, biasanya dengan menggunakan antibiotik. Namun penggunaan antibiotik pada ibu hamil tentu harus sangat hati-hati dan tidak boleh sembarangan. “Satu-satunya cara terbaik untuk mencegah ISK adalah dengan memodifikasi perilaku,” tegasnya.

Modifikasi perilaku yang seperti apa?

  • Minum air putih setiap hari dalam jumlah cukup, yaitu 1,5 sampai 3 liter per hari 
  • Menjaga higienitas 
  • Hindari menahan BAK 
  • Bersihkan area kewanitaan dengan benar, dari arah depan ke belakang 
  • Lakukan pemeriksaan urine secara rutin, terutama pada ibu hamil disarankan untuk melakukan tes urine sejak awal kehamilan. 
  • Gunakan pakaian dalam yang berbahan nyaman dan bisa menyerap keringat. 
  • Saat haid, ganti pembalut secara rutin setidaknya tiap 4 jam sekali. 

Selain itu, adapula bentuk pencegahan lain yang bisa dilakukan seperti vaksin, akupuntur, minuman probiotik dan Cranberry. “Cranberry ini masuk golongan fitofarmaka, yaitu tanaman atau obat tradisional yang sudah teruji khasiatnya melalui bukti klinis dan terbukti aman,” jelas dokter Erwin lagi.

Sayangnya tidak mudah mendapati Cranberry segar di Indonesia. Kalaupun ada, harganya pasti cukup mahal. Dan untuk mengonsumsinya perlu diolah dulu. “Agak merepotkan ya untuk perempuan-perempuan aktif, makanya kami menyediakan ekstrak cranberry dalam bentuk yang praktis yaitu serbuk dan kapsul,” terang Michella Talita memperkenalkan Prive UriCran.

Prive Uricran ini merupakan suplemen dengan kandungan ekstrak cranberry 80%. Ekstrak Cranberry ini telah lama diteliti dan terbukti cukup efektif mencegah infeksi saluran kemih karena mengandung Proantocyanidin (PAC). PAC bekerja dengan membungkus bakteri E-Coli agar tidak menempel pada dinding saluran kemih.

Ada dua kemasan Prive UriCran yang tersedia di pasaran

kemasan uricran bebas anyang-anyangan

Saya sendiri sudah cukup rutin mengonsumsi Prive Uricran ini sejak sekitar 2 tahun lalu. Favorit saya adalah Prive Uricran dalam bentuk powder sachet. Cara minumnya mudah, hanya tinggal melarutkan serbuk Uricran pada 150 ml air. Rasanya enak, segar, manis asam gitu. Minum setiap hari satu sachet  pun sudah cukup untuk mencegah ISK.

cegah anyang-ayangan dengan ekstrak cranberry

Oh iya, Prive Uricran ini sekarang sudah makin mudah diperoleh kok. Kita bisa memperoleh Uricran di Watsons, Guardian, Century, Apotek K24, VivaHealth, rumah sakit dan apotek juga ada. Malah kalau mau beli online pun bisa, karena Uricran juga ada di Lazada.

Kalau mau tahu informasi lebih banyak seputar Infeksi Saluran Kemih dan Uricran, bisa juga lho berkunjung ke situs resmi Uricran dan follow akun media sosialnya. Apalagi sekarang di instagram @uricran.id lagi ada Weekly Quiz Uricrevent yang berhadiah 2 tiket gratis ke final event di Jakarta dan bertemu Susan Bachtiar. Serruuu kan?

Yuk ah, kita mulai melakukan pola hidup sehat, minum air putih yang cukup dan jangan lupa buat rutin mengonsumsi Uricran setiap hari. Percayalah ISK sampai sakit di ginjal itu sangat tidak enak. Saya ini sudah mengalami sendiri. Boro-boro buat bekerja, buat tidur nyenyak saja susah karena sakit dan tidak nyaman. Apalagi kalau kita sakit, kan bukan kita sendiri yang susah tapi satu rumah juga jadi repot, nggak ada yang urus.

Semoga jadi tambah tahu, dan tetap sehat ya.

You Might Also Like

0 comments