DANCOW EXPLORE YOUR WORLD : Saatnya Bunda Berkata #IYABOLEH

5:16 AM

Narend sakit lagi! Dalam tiga bulan terakhir sudah tiga kali Narend sakit. Batuk, pilek dan berakhir pada sesak nafas. Berat badannya susut drastis.

Fisik Narend memang agak ringkih. Dia punya alergi terhadap debu, dingin dan beberapa jenis makanan. Ia tidak sekebal anak-anak lain yang bebas mengonsumsi makanan ringan atau camilan dalam kemasan. Kalau nekad mengonsumsi makanan begitu, ia pasti langsung batuk. Kadang, terlalu lelah atau perubahan cuaca juga membuat fisiknya melemah. Lalu, sakit lagi.

Tentu saja ini membuat saya risau dan makin protektif dengan dia. Wajar kan? Saya nggak mau dia sakit lagi.

“Jangan lari-lari dulu, Nak!” 

“Jangan main air, nanti masuk angin!” 

Dan masih banyak larangan-larangan yang rajin saya katakan pada Narend. Haduh, saya merasa jadi ibu yang nggak asyik nih, karena terlalu banyak melarang. Tapi mau bagaimana lagi? Larangan ini juga bentuk kasih sayang kan?

Saya sadar sih, terlalu banyak melarang anak bisa jadi penghambat perkembangan kreativitasnya, tapi apa mau dikata? Dengan dalih ingin melindungi, saya merasa sah-sah saja untuk melarang Narend melakukan ini itu. Toh melindungi anak merupakan naluri alamiah sebagai ibu.

Makanya, walaupun kadang agak sedikit berat hati, saya berusaha untuk memberi sedikit keleluasaan buat Narend bereksplorasi dengan lingkungan dan benda-benda di sekitarnya. Seperti saat kami sekeluarga menghadiri event Nestle DANCOW Explore Your World di Solo Square yang diselenggarakan tanggal 9-10 September 2017.

Kami datang pada hari Minggu, tanggal 10 September 2017. Niat awalnya sih, cuma mau ajak Narend refreshing, karena dia sudah lebih dari sepekan terpaksa mendekam di rumah lantaran batuk dan sesak nafasnya kambuh.

Dan terbukti, dia kelihatan semangat banget pas jalan-jalan. Apalagi melihat aneka kegiatan seru di DANCOW Explore Your World. Kayaknya lupa deh, kalau kemaren habis sakit. Ada tiga wahana utama Nestle DANCOW Explore Your World yang bikin Narend sangat bersemangat.

1. CENTRAL PARK 

Area ini merupakan taman bermain yang penuh fantasi & imajinasi. Pada wahana yang dilengkapi teknologi augmented reality ini, Si Kecil diajak mencari perisai DANCOW Advanced Excelnutri+, mengenal dan merasakan perubahan cuaca, serta belajar tentang metamorfosis hewan. Si Kecil bisa melatih kemampuan kognitifnya seperti kemampuan bahasa, kemampuan memori, kemampuan atensi, penyelesaian masalah dan psikomotorik.

Narend semula agak takut-takut sih waktu memasuki area ini, karena langsung disambut dengan gambaran awan tebal dan gelap.

“Mau hujan ya?” tanya dia.


 Dia makin terkejut, waktu semprotan air mulai mengenai sebagian tubuhnya. Tapi nggak terlalu lama, kelihatannya dia mulai terbiasa dan asyik meraba-raba tanaman dan bunga di area itu. Sesekali, Narend melirik saya, meminta persetujuan buat menyentuh beberapa tanaman dan patung kelinci yang ada disana.

“Iya boleh, Nak,” kata saya memberi izin.

2. PLAY PARK 

Kalau di area yang ini, Si Kecil melakukan banyak aktivitas fisik seperti wall climbing, dan mandi bola. Duuuh, sejujurnya saya agak khawatir kalau Narend terlalu banyak melakukan aktivitas bermain yang agak “melelahkan” seperti ini mengingat dia belum lama sembuh. Tapi melihat semangat dan keceriaannya saat mulai bermain mandi bola, rasanya kok jadi nggak tega.

“Iya deh, boleh kok Nak.” 



3. ART CENTER 

Seperti namanya, area Art Center penuh dengan aktivitas yang berbau seni seperti hand painting, mewarnai dan ada area lego brick di sini. Si Kecil bisa berkreasi dengan warna dan berimajinasi dengan brick. Bagus buat melatih kreativitas dan imajinasinya. Narend sih, paling banyak menghabiskan waktu disini, berkreasi dengan brick dan permainan lain.



Saya juga agak tenang sih, karena saya kira dia bakal lebih santai disini. Toh aktivitasnya nggak menuntut aktivitas fisik yang gimana banget. Tapi, ternyata salah ya. Namanya juga Si Kecil lagi semangat-semangatnya, main brick saja bisa bikin Narend jungkir balik nggak karuan. Panjat-panjat meja. Wah, untung nggak sampai mengganggu pengunjung lainnya.

Bukan hanya anak-anak yang dibuat senang dengan dengan wahana seru di DANCOW Explore Your World, kita, para orang tua pun juga bisa menambah ilmu dan berkonsultasi seputar gizi, tumbuh kembang dan psikologi anak.

Saya mulai ngeh deh soal kampanye “IYABOLEH” yang lagi digalakkan oleh DANCOW. Seperti dikatakan Senior Brand Manager DANCOW Advanced Excelnutri+ Nestle Indonesia, Riza Nopalas dalam siaran persnya, ada tiga elemen yang mempengaruhi tumbuh kembang anak yaitu nutrisi, stimulasi serta cinta Bunda dan Ayah.

Untuk kebutuhan nutrisi Si Kecil, DANCOW meluncurkan inovasi terbarunya yaitu DANCOW Advanced Excelnutri+ yang memiliki kandungan Lactobacillus rhamnosus tiga kali lipat lebih tinggi dari sebelumnya. Menurut dokter spesialis tumbuh kembang anak, dr Bernie Medise, SpA (K), Lactobacillus rhamnosus merupakan bakteri baik yang berperan menjaga saluran pernafasan dan saluran cerna Si Kecil. Asupan bakteri ini cukup penting untuk melindungi daya tahan tubuh Si Kecil, sehingga tidak mudah sakit dan proses belajar serta pertumbuhannya tidak terganggu.

Wah, kayaknya ini jawaban untuk problema kesehatan Narend selama ini deh. Mungkin Narend butuh mengonsumsi susu pertumbuhan yang tepat supaya proses tumbuh kembangnya tidak lagi terganggu oleh penyakit.

Setelah kebutuhan nutrisi terpenuhi, faktor lain yang tidak boleh terlewat dalam mendukung tumbuh kembang anak yang optimal adalah stimulasi. Cara paling sederhana untuk memberi stimulus adalah dengan membiarkan anak bereksplorasi dengan berbagai fenomena, kondisi dan benda yang ada di sekelilingnya.

Pengalaman bereksplorasi adalah pengalaman hidup. Hal ini juga menjadi cara Si Kecil melatih keterampilan bertahan hidup dan membuatnya lebih mandiri. Proses eksplroasi ini memang tidak selalu bisa dipahami oleh orang dewasa, misalnya seperti saat Si Kecil dengan riangnya bermain hujan, melempar lumpur ke segala penjuru, bahkan kadang memakannya. Semua itu, adalah cara Si Kecil belajar mengenal lingkungan.

Bagian ini nih, yang jadi pekerjaan rumah buat saya. Tanpa sadar, dengan dalih ingin melindungi ternyata saya sudah menghambat proses belajar Si Kecil. Padahal kepercayaan dan cinta Ayah Bunda merupakan poin utama dalam proses tumbuh Kembang Si Kecil. Kalimat sederhana seperti “IYA BOLEH” ternyata memiliki dampak yang tidak sederhana.

Saya mengalami sendiri saat mengatakan hal itu pada Narend. Saat dia mencoba melakukan hal baru seperti menyiram tanaman, saya yang biasanya penuh dengan aturan dan larangan ini itu mulai mencoba sedikit longgar dengan berkata “IYA BOLEH”. Dan selanjutnya, terbukti bahwa kekhawatiran saya selama ini bahwa dia akan bermain air berlebihan dan sakit lagi ternyata tidak terbukti. Memang sih, tubuhnya basah kuyup, kakinya belepotan lumpur tapi semuanya aman. Dia ternyata bisa menakar sendiri kapan harus berhenti bermain dan yang paling penting, Narend terlihat senang dan semangat.

“Siram tanaman asyik ya. Bu. Tapi tanamannya basah semua, tanahnya nempel di kaki,” celoteh Narend selepas itu. Dan terus diulang-ulang sampai menjelang tidur.

Oke deh, mulai sekarang saya nggak perlu terlalu khawatir lagi karena sudah ada DANCOW Advanced Excelnutri+ yang memberi perlindungan optimal dan nutrisi buat Si Kecil. Ayo deh, Ayah Bunda, kita lindungi si Petualang Kecil dengan dukung eksplorasinya dan berkata “IYA BOLEH”.

You Might Also Like

4 comments

  1. Obat sakitnya mas narend main2 ya nak.. heheheh
    Sehat selalu :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha iya tuh mak, tau begitu kusuruh maen aja terus ya biar sehat. hihihi

      Hapus
  2. seru banget acaranyaa, bikin anak-anak betah lama lama maen disana ya mbaak :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hooh, sering-sering ada acara kayak gini, ibunya juga ikut sehat dan langsing sih karena nemenin anaknya yg ga selesai2 main hihihi

      Hapus