Share: Tahapan produksi ASI (Laktogenesis)

2:01 AM

Sebagian ibu mungkin ada yang sangat beruntung memiliki ASI yang sangat melimpah dan bisa langsung menyusui bayinya dengan lancar jaya. Sayangnya, saya tidak termasuk golongan ibu yang beruntung itu. Saya terpaksa melahirkan dengan cara operasi,makanya saya tidak bisa langsung menyusui Narend. Pun, setelah diijinkan menyusui, prosesnya lumayan sulit. ASI tidak bisa langsung keluar, waktu akhirnya berhasil keluar pun ASI-nya sedikit. Jauh dari yang diharapkan.Mama sudah siap-siap tu untuk memberi sufor buat Narend. Katanya takut Narend kelaparan. Kesian.

Rupanya problem ASI sedikit di awal menyusui bukan barang baru. Saya nggak sendiri. Sepertinya jutaan ibu-ibu di luar sana juga mengalami hal serupa. Bener nggak tuh? Kenapa saya bisa bilang begitu, karena belakangan, setelah bergabung di grup FB AIMI saya baru tau, banyak ibu mengeluhkan hal yang sama dengan saya. Kami, para ibu, apalagi yang belum berpengalaman seperti saya, isu ini jelas prioritas utama kami. Ya, kalau saya pribadi, saya akan sedih sekali kalau tidak sukses memberi ASI buat anak saya.

Makanya, saya rasa penting sekali untuk share pembahasan mengenai Laktogenesis yang saya dapat dari grup AIMI ini. Penting, supaya ibu-ibu diluar sana tercerahkan. Ngga minder, sedih apalagi sampai frustasi kalau kalau ASI-nya belum keluar sebanyak yang diharapkan.Mudah-mudahan berguna ya.

Laktogenesis Tahap I

Ini adalah tahap dimana seorang ibu mulai menghasilkan ASI. Produksinya dimulai sejak trimester kedua kehamilan, namun secara umum jumlahnya masih ditekan oleh hormon progesteron. Produksi ASI dalam fase ini tidak berawal dari prinsip supply dan demand. Selama masa kehamilan dan di dua hari pertama setelah kelahiran, produksi ASI masih dikontrol oleh hormon. Saat ibu melahirkan dan plasenta lepas dari rahim, kadar hormon progesteron menurun dan ini memicu meningkatnya hormon prolaktin yang bekerja untuk memproduksi ASI.  Jadi sebetulnya kolostrum dihasilkan otomatis oleh tubuh ibu, tanpa terpengaruh oleh demand/kebutuhan bayi karena adanya kontrol dari hormon ini. Inilah fase yang disebut sebagai Laktogenesis Tahap Pertama.  Jadi, masih ada yang mengatakan kalau ASI tidak keluar di hari-hari pertama melahirkan? Itu tidak benar, karena hormon akan secara otomatis mengatur keluarnya kolostrum yang diperlukan bayi di hari-hari awal kehidupannya. Jumlah kolostrum memang sedikit, tetapi itulah jumlah yang diperlukan bayi pada hari-hari awal kehidupannya dan cukup untuk membuat kenyang perutnya yang hanya sebesar kelereng.

Laktogenesis Tahap II

Setelah jam-jam awal melahirkan, level hormon progesteron terus menurun dan hormon prolaktin terus meningkat naik. Kondisi inilah yang memicu keluarnya ASI lebih banyak. Fase ini disebut Laktogenesis Tahap Kedua. Laktogenesis tahap kedua mulai terjadi pada 30-40 jam setelah melahirkan atau umumnya sekitar hari ke-3 dan ke-4 setelah melahirkan. Di fase ini biasanya ibu mulai panik karena merasa di hari pertama dan kedua ASI “belum keluar”, tetapi tiba-tiba di hari ke-3 atau ke-4 payudara mulai membengkak.  Fase ini adalah fase  kritis dalam produksi ASI. Mengapa?  Di dalam payudara terdapat yang namanya “penerima prolaktin”. Penerima prolaktin ini yang beredar agar prolaktin dapat memproduksi ASI. Jika ibu tidak menyusui sesering mungkin, maka penerima prolaktin ini tidak akan bekerja optimal sehingga hormon prolaktin-nya akan kembali menurun. Jika hormon prolaktin terus menurun, maka payudara secara perlahan dapat berhenti menghasilkan ASI matang (ASI yang keluar sesudah kolostrum) Jika prolaktin tidak bekerja optimal, maka tahap berikutnya akan terhambat. Tahap kedua ini biasanya terjadi hingga hari ke-8 setelah melahirkan.  Tahapan ini sebetulnya juga masih dikontrol oleh hormon, tetapi jika ibu tidak menyusui sesering mungkin, kinerja hormon akan terhambat dan akan mengalami kesulitan ketika memasuki tahap yang berikutnya.


Laktogenesis Tahap III

Tahap ini biasanya dimulai di hari ke-9 setelah melahirkan hingga bayi disapih. Produksi ASI mulai sepenuhnya mengandalkan skema supply dan demand seperti yang telah kita ketahui bersama. Semakin sering bayi menyusu, maka produksi ASI akan terus meningkat.

Sumber:
http://kultwit.aimi-asi.org/2012/03/laktogenesis/
http://kellymom.com/pregnancy/bf-prep/milkproduction/
http://www.breastfeeding-problems.com/stages-of-lactation.html

You Might Also Like

0 comments